Tantangan Besar Pertanian Padi di Indonesia
Produksi padi nasional menghadapi ancaman serius dari penyakit tanaman yang menyebabkan kerugian signifikan setiap tahunnya.
Dampak Ekonomi yang Mengkhawatirkan
Berdasarkan data, petani padi di Indonesia dapat mengalami kegagalan panen hingga 37% setiap tahunnya akibat serangan penyakit. Proses identifikasi manual yang lambat dan seringkali tidak akurat memperburuk keadaan.
Hal ini tidak hanya merugikan petani secara finansial, tetapi juga mengancam stabilitas ketahanan pangan nasional.
Memperkenalkan Solusi AgroLens
AgroLens hadir sebagai sistem diagnosis otomatis yang mengintegrasikan Computer Vision dan NLP untuk memberikan solusi yang cepat, akurat, dan mudah diakses.
Unggah Foto
Pengguna cukup mengambil foto daun padi yang terindikasi penyakit dan mengunggahnya ke dalam sistem.
Diagnosis AI
Model Computer Vision kami menganalisis gambar dan mengidentifikasi jenis penyakit secara otomatis dalam hitungan detik.
Interaksi & Solusi
Dapatkan deskripsi detail dan ajukan pertanyaan lebih lanjut melalui chatbot NLP untuk memahami penyebab dan penanganannya.
Inti Proyek AgroLens
Analisis SWOT
Strengths (Kekuatan)
- Solusi terintegrasi (CV + NLP).
- Praktis dan relevan dengan kebutuhan petani.
- Perencanaan teknologi dan manajemen yang jelas.
Weaknesses (Kelemahan)
- Keterbatasan komputasi pada prototipe awal.
- Ketergantungan pada dukungan eksternal (cloud).
- Antarmuka awal masih sederhana.
Opportunities (Peluang)
- Tingginya kebutuhan pasar akan solusi efektif.
- Kemajuan pesat teknologi AI.
- Potensi kolaborasi dengan institusi pertanian.
Threats (Ancaman)
- Keterbatasan variasi dataset berkualitas.
- Potensi tantangan integrasi teknis.
- Risiko relevansi semantik pada output NLP.
Jadwal Pelaksanaan Proyek
Studi & Persiapan Data
Studi literatur dan pengumpulan dataset gejala serta label penyakit padi.
Pengembangan Model AI
Pemilihan, pelatihan, evaluasi, dan perbaikan model klasifikasi gambar dan NLP.
Prototipe & Integrasi
Desain prototipe antarmuka, integrasi model, dan uji coba sistem menyeluruh.
Finalisasi & Laporan
Deployment sistem dan penyusunan dokumentasi serta laporan akhir proyek.
Rencana Pengembangan ke Depan
Fase 1 (Bulan 1-2)
Riset pengguna mendalam dan perancangan ulang antarmuka dengan fokus pada aksesibilitas untuk petani.
Fase 2 (Bulan 3-4)
Implementasi desain baru dan peningkatan akurasi model AI dengan pelatihan di infrastruktur cloud.
Fase 3 (Bulan 5-6)
Uji coba beta tertutup langsung dengan petani di lapangan, iterasi akhir, dan persiapan peluncuran awal.



